Nisa, Karena suatu hal ia tidak bisa masuk ke SMA yang tidak ia inginkan, tapi ternyata ia malah masuk ke SMA yang tidak dia inginkan dan bahkan berpikir untuk masuk pun tidak ada. Namun apa boleh buat ia tidak bisa berbuat apa-apa.
Saat Hari pertama Nisa msuk sekolah, ia mencoba ntuk membiasakan diri karena keadaan sekolah barunya itu sungguh sangat berbeda dengan keadaan sekolah yang ia inginkan. Karena itu dia jadi susah untuk mencari teman bermain, bahkan hanya untuk bercanda pun tak ada yang bisa.
Perlahan Nisa pun mulai merasa kesepian, Nisa yang terbiasa memiliki banyak teman yang menyayanginya tiba-tiba berubah 180 derajat. Nisa pun menjadi sedih karena teman yang biasa ada disisinya setiap dia membutuhkan pun sekarang sudah tidak ada.
Saat dirumah Nisa pun tidak bisa menahan Air mata yang tetes demi tetes jatuh ke pipinya, Ia sudah tidak bisa membendung Sedihnya lagi. Lalu tiba-tiba nisa mendengar suara seorang anak perempuan.
"Nisa, Kenapa kamu menangis?" Suara anak perempuan
"Kamu siapa?" Tersentak Nisa kaget,"Kenapa aku tidak bisa melihat kamu, tapi aku bisa mendengarkan suara kamu dan merasakan keberadaan kamu?".
Saat Hari pertama Nisa msuk sekolah, ia mencoba ntuk membiasakan diri karena keadaan sekolah barunya itu sungguh sangat berbeda dengan keadaan sekolah yang ia inginkan. Karena itu dia jadi susah untuk mencari teman bermain, bahkan hanya untuk bercanda pun tak ada yang bisa.
Perlahan Nisa pun mulai merasa kesepian, Nisa yang terbiasa memiliki banyak teman yang menyayanginya tiba-tiba berubah 180 derajat. Nisa pun menjadi sedih karena teman yang biasa ada disisinya setiap dia membutuhkan pun sekarang sudah tidak ada.
Saat dirumah Nisa pun tidak bisa menahan Air mata yang tetes demi tetes jatuh ke pipinya, Ia sudah tidak bisa membendung Sedihnya lagi. Lalu tiba-tiba nisa mendengar suara seorang anak perempuan.
"Nisa, Kenapa kamu menangis?" Suara anak perempuan
"Kamu siapa?" Tersentak Nisa kaget,"Kenapa aku tidak bisa melihat kamu, tapi aku bisa mendengarkan suara kamu dan merasakan keberadaan kamu?".
Katanya dia bernama Niar, dia bilang ingin menjadi teman Nisa. Nisa yang sedang dalam keadaan sangat sedih dan membutuhkan teman tanpa ragu mencoba membicarakan semua masalah yang dia alami sekarang kepada niar.
Perlahan Air mata yang jatuh di pipi Nisa pun hilang, Wajah yang tadinya terlihat sedih berubah menjadi wajah cerah bahagia. Nisa merasakan lagi bahagianya mempunyai teman baik yang dapat membuatnya tersenyum lagi.
Perlahan keadaan nisa mulai membaik ,dan semakin membaik. hari-hari yang tadi nya murung dan sedih menjadi ceria kembali, matahari yang selama ini tenggelam telah kembali terbit. hingga akhirnya orangtua nisa memutuskan untuk memindahkan nisa ke SMA yang ia inginkan. Nisa sangat bahagia, dan ia menceritakan hal tersebut pada niar. niar pun membalas dengan senyum lebar penuh sayangnya..
Ini hari pertamanya masuk sekolah yang dia inginkan sebelum nya, Nisa benar-benar senag, Nisa bisa bertemu dengan beberapa temanya dulu lagi, tapi Nisa penasaran dengan teman sebangkunya. teman sebangkunya tidak masuk karena sesuatu hal. sesampainyta dirumah nisa bercerita dengan niar, tapi niar berkata,
"Nisa, Kamu senang sekali ya?" Kata Niar
"Iya! aku benar-benar senang ini smua karena Niar, Makasih ya Niar"
"Sama-sama berarti kita harus berpisah Nisa sudah tidak butuh aku lagi"
"Apa!? Niar becanda khan?"
"Selamat Tinggal Nisa"
"Niar.... Niar...."
Sekejap Sososk Niar pun hilang, dan Nisa pun tak bisa menahan sedihnya lagi. Nisa benar2 sudah menyayangi Niar.
Esokkan harinya Nisa sedikit terkaget dengan adanya tas di meja sebelahnya, ternyata teman sebangkunya sudah masuk, tapi nisa masih penasaran siapa? Akhirnya saat bel masuk,
"Hai Salam Kenal nama ku Dhaniar!"
Nisa pun terkaget saat mendengar namanya,niar yang dahulu hanya imajinasi telah menjadi kenyataan..

1 komentar:
kenapa pake nama ku?
Posting Komentar